Doa Penenang Hati
Ibadah

Doa Penenang Hati, Anti Galau dan Bebas Hutang!

menuramadhan.com

Dalam kehidupan, tidak jarang menghadapi rasa gelisan dan masalah yang sulit, bahkan sampai terlibat hutang dengan pihak lain. Kondisi tersebut merupakan yang wajar terjadi dalam kehidupan. Rosulullah mengajarkan sebuah doa penenang hati untuk memohon ketentraman hati dari kegelisahan, kebingungan, atau perasaan tidak nyaman lainnya. Doa tersebut kita butuhkan karena sebagai umat beragama, kita senantiasa diajarkan untuk berdoa dan memohon kepada Sang Pencipta. Begitu juga untuk mengatasi masalah berupa rasa gelisah atau galau yang sering dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Bunyi doa penenang hati yang diajarkan Rosulullah tersebut adalah sebagai berikut.

Doa Penenang Hati

Dalam doa penanang hati di atas, kita memohon untuk berlindung dari rasa bingung dan sedih, lemah dan malas, pengecut dan kikir, serta lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia. Di mana kondisi-kondisi tersebut sering dirasakan dan menghambat porduktivitas dalam melakukan suatu pekerjaan, termasuk juga dalam belajar.

Bingung dan sedih adalah sebuah kondisi yang membuat seseorang menjadi cemas karena masalah yang dihadapi. Misalnya, sebagai pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan namun terhalang kondisi ekonomi atau hal lain yang tidak memungkinkan untuk mewujudkannya. Contoh lain, seseorang yang sedang mengalami musibah sakit dan membutuhkan banyak dana dan tenaga untuk berobat sehingga membuat perasaan menjadi gundah. Dan masih banyak hal lain lain yang membuat perasaan menjadi bingung dan sedih.

Lemah dan malas sering menghantui kita dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Lemas membuat tidak adanya semangat dan tenaga untuk melakukan suatu pekerjaan. Malas adalah sifat dari manusia yang suka hadir tanpa diundang. Sifat malas dapat menjadikan kita menjadi seorang lemah dan tidak berguna. Sehingga perlu untuk menghindari sifat malas.

Beberapa kali masalah yang dihadapi mengharuskan kita meminta bantuan orang lain, bahkan sampai terpaksa berhutang. Lilitan hutang membuat perasaan menjadi tidak tenang, karena tanggung jawab hutang akan dibawa sampai akhirat. Sehingga, sebisa mungkin untuk kita tidak berhutang atau jika terpaksa berhutang agar menyelesaikan urusan hutangnya di dunia.

Dalam kondisi-kondisi ini, doa penenang hati dapat menjadi salah satu cara atau upaya untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Ketentraman hati dapat melakukan suatu pekerjaan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengerjakan suatu pekerjaan dengan baik akan mendatangkan banyak keuntungan bagi kita.

Baca Juga: Hidup Sehat dengan Mengambil Manfaat dari Chia Seeds

Tulisan Arab, Cara Membaca, dan Arti dari Doa Penenang Hati

Setiap manusia pasti memiliki suatu masalah dalam hidupnya. Di mana masalah yang dihadapi sering membuat perasaan menjadi tidak tenang atau gelisah. Hadirnya masalah dalam hidup merupakan ujian atau cobaan dari Allah SWT kepada hambanya yang disayang. Tujuan Allah SWT menguji hambanya adalah untuk meningkatkan kualitas dari pada hamba tersebut.

Berbagai permasalahan hidup yang dihadapi tidak jarang terkadang bahkan kerap sekali membuat hati tidak tenang dan gelisah. Allah SWT sangat bisa membolak-balikkan perasaan seseorang, dengan demikian mintalah ketentraman hati dari Allah SWT. Berikut ini adalah cara membaca dan arti dari doa penenang hati.

Doa Penenang Hati:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allahumma inni a’uzu bika minal hammi wal hazan, wa a’uzu bika minal ‘aji wal kasal, wa a’uzu bika minal jubni wal bukhl, wa a’uzu bika min gholabatiddaini wa qohrir rijal

Artinya:
”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia.”

Doa penenang hati tersebut dapat dibaca kapan pun, bisa dipanjatkan saat malam hari atau saat terang benderang. Namun, alangkah baiknya juga membaca doa penenang hati di waktu-waktu mustajab seperti antara adzan dan iqomat, waktu sehabis sholat, serta waktu-waktu mustajab lainnya.

3 Cara Doa Terjawab

Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk berikhtiar dalam menghadapi suatu masalah hidup. Di mana masalah tersebut sering membuat hati merasa gelisah dan tidak tenang. Salah satu cara menghadapi masalah untuk mengatasi hati yang tidak tenang adalah berdoa kepada Allah SWT. Meskipun masalah tidak akan langsung selesai, namun doa dapat menjadi penguat dalam menghadai masalah.

Diketahui bahwa dalam menjawab do’a, Allah SWT dapat melalui tiga cara. Ketiga cara jawaban dari setiap doa adalah dikabulkan sesuai keinginan, tunggu sampai di waktu yang tepat, atau tidak dengan ganti yang lebih baik.

Dengan demikian tidak ada yang salah dari panjatan-panjatan doa baik, karena semua akan kembali pada hal yang baik bahkan lebih baik. Sebagaimana Allah SWT lebih tahu apa yang kita butuhkan, bukan hanya sekedar yang kita inginkan. Bahkan sahabat-sahabat Rosulullah menjadikan keinginan untuk selalu berdoa sebagai suatu anugerah. Ketika doa yang diharapkan tidak sesuai dengan harapan, di sanalah terdapat kebaikan yang lebih.

Saat doaku dikabulkan, aku bersyukur karena itulah keinginanku. Dan saat doaku tidak dikabulkan, aku lebih bersyukur karena itulah keinginan Allah.

(Ali Bin Abi Thalib)

Demikianlah tadi ulasan doa penenang hati untuk memohon bebas dari rasa gelisah dan segala masalah. Semoga Allah SWT senantiasi melindungi kita agar kita terbebas dari rasa gelisah dan segala masalah.

Baca Juga: Sejarah Singkat Riwayat Nabi Muhammad SAW

Leave A Comment