Pengertian Ibadah Haji dan Umroh
Ibadah

Perbedaan Haji dan Umroh

menuramadhan.com

Perbedaan haji dan umroh secara garis besar terletak pada niat, hukum, waktu pelaksanaan, dan rukun. Meskipun perbedaan haji dan umroh terdapat pada beberapa poin, kedua jenis ibadah ibadah ini memiliki beberapa kesamaan. Salah satu kesamaan dari kedua ibadah ini adalah hanya dapat dilakukan dengan cara mengunjungi Baitullah, Mekah. Bagi umat muslim, ibadah haji dan umroh merupakan ibadah untuk memenuhi panggilan Allah SWT yang termuat dalam rukun islam kelima. Sama seperti jenis ibadah lain, ibadah haji dan umroh juga memiliki syarat-syarat dan rukun-rukun tertentu yang perlu dipenuhi agar ibadahnya sah. Hal yang sangat perlu diperhatikan dan dipelajari pada perbedaan haji dan umroh adalah syarat syah dari haji/umroh.

Haji adalah ibadah yang dilakukan dengan berkunjung ke Baitullah (Ka’bah) untuk melakukan amalan-amalan yang telah diajarkan Rosulullah SAW. Berapa amalan-amalan yang dilakukan dalam pelaksanaan ibadah haji adalah wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, thawaf di Ka’bah, sa’i, dan amalan lainnya pada masa tertentu.

Sedangkan umroh sering dikatakan sebagai haji kecil karena di dalamnya terdapat beberapa amalan ibadah yang dilaksanakan pada saat haji. Ibadah umroh melakukan rukun haji seperti ihram, thawaf, sa’i, tahallul, dan tertib. Namun, pada pelaksanaan umroh tidak melakukan wukuf, mabit, dan melempar jumroh.

Kesimpulannya, rukun dari pelaksanaan untuk perbedaan haji dan umroh terdapat pada ada tidaknya ibadah wukuf, mabit, dan melempar jumroh. Pelaksanaan dari umroh biasanya dapat dilakukan melalui biro-biro umroh yang menawarkan jasanya. Sedangkan pelaksanaan haji umumnya secara resmi diatur oleh pemerintah dalam sebuah sistem yang disebut SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu).

Perintah untuk Melaksanakan Ibadah Haji dan Umroh

Perintah melaksanakan haji sendiri terdapat dalam QS. Ali ‘Imran Ayat 97:

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Perintah untuk melakukan haji dan umroh disebutkan juga dalam QS Al-Baqarah Ayat 158:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber’umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.

Perbedaan Ibadah Haji dan Umroh

Perbedaan haji dan umroh terdapat pada niat, hukum, waktu pelaksanaan, dan rukun dari kedua ibadah ini. Beberapa perbedaan antara Haji dan Umrah, antara lain :

  • Niat melaksanakan ibadah haji dan niat melaksanakan umrah berbeda dan tidak dapat disamakan.
  • Haji hanya dapat dilaksanakan di bulan-bulan haji (Syawal, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah), sedangkan umrah dapat dilaksanakan kapan saja.
  • Rukun ibadah haji terdiri dari ihram, wukuf, tawaf, sa’i, tahallul, dan tertib. Sedangkan rukun umroh meliputi ihram, tawaf, sa’i, tahallul, dan tertib. Perbedaan rukun dari keduanya terdapat pada wukuf di Padang Arafah.
  • Hukum ibadah haji bersifat wajib bagi yang mampu, sedangkan sifat hukum umrah adalah sunnah yang dianjurkan.

Secara ringkas, perbedaan antara ibadah haji dan ibadah umroh dapat dilihat seperti tabel di bawah.

Perbedaan Haji dan Umroh

Selain beberapa perbedaan mendasar seperti yang telah disebutkan di atas, pelaksanaan ibadah ini juga terdapat perbedaan pada kuota peserta. Kuota peserta ibadah haji bersifat terbatas, sedangkan umroh tidak memilki batasan jamaah.

Baca Juga: Sejarah Singkat Nabi Muhammad SAW

Persamaan Haji-Umroh

Meskipun terdapat perbedaan, kedua ibadah ini juga memiliki persamaan. Beberapa persamaan ibadah haji dan umroh diberikan seperti daftar berikut.

  • Sama-sama hanya dapat dilakukan di Baitullah, Mekkah
  • Ibadah Haji dan Umrah sama-sama diawali dengan keadaan berihram
  • Dikerjakan terlebih dahulu dengan mengambil miqat makani.
  • Kesamaan rukun antara Ibadah haji dan umrah adalah ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul
  • Keduanya merupakan bentuk ibadah sehingga akan mendapatkan pahala jika mengerjakannya

Itulah tadi perbedaan haji dan umroh yang terletak pada niat, hukum, waktu pelaksanaan, dan rukun dari kedua ibadah tersebut. Terimakasih kunjungannya, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Inspirasi Menu Ramadhan (Sahur + Buka Puasa) untuk 30 Hari

Leave A Comment